www.rincilokal.id – Kementerian Koperasi menggelar program pelatihan yang bertujuan untuk memberdayakan Mamak-Mamak perajin tenun di Nusa Tenggara Timur. Pelatihan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga mendorong mereka untuk bergabung dalam koperasi yang ada.
Acara ini melibatkan 150 peserta yang mengikuti pelatihan perkoperasian dan sesi pembimbingan. Melalui kegiatan ini, mereka diharapkan mampu melihat secara langsung bagaimana koperasi dapat memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.
Selain pelatihan, peserta juga memiliki kesempatan untuk mempelajari keberhasilan dari koperasi yang sudah ada, seperti KSP Tanaoba Lais Manekat. Harapannya, dengan mengikuti pelatihan, mereka dapat merasakan langsung manfaat menjadi anggota koperasi.
Upaya Kementerian Koperasi untuk Meningkatkan Kualitas Koperasi di NTT
Pelatihan Ayo Berkoperasi yang diadakan oleh Kementerian Koperasi merupakan bagian dari inisiatif untuk memberdayakan masyarakat, khususnya perajin lokal. Melalui pelatihan ini, masyarakat tidak hanya diajarkan teori, tetapi juga praktik yang konkret dalam berkoperasi.
Dari pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat membentuk koperasi sendiri atau bergabung dengan Koperasi Desa/Kelurahan yang ada. Penting bagi mereka untuk memahami fungsi dan manfaat koperasi dalam kehidupan sehari-hari.
Direktur Umum KSP TLM Indonesia juga turut memberikan materi terkait pentingnya koperasi dalam meningkatkan perekonomian lokal. Peserta diajak untuk berpikir kritis tentang bagaimana koperasi dapat menjadi solusi bagi berbagai tantangan yang mereka hadapi.
Pentingnya Sinergi Antara Koperasi dan Pemerintah Daerah
Sinergi antara koperasi dan pemerintah daerah sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui kolaborasi ini, berbagai program yang diluncurkan dapat lebih efektif menjangkau masyarakat luas.
Asisten Deputi dari Kementerian Koperasi menekankan pentingnya dukungan bagi para perajin, seperti akses pembiayaan dan pelatihan. Ini adalah langkah konkret untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam dunia koperasi.
Partisipasi koperasi yang lebih besar dalam pengembangan masyarakat juga menarik perhatian Siti Aedah. Dia berharap kegiatan ini dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk bergabung dalam koperasi dan merasakan manfaatnya.
Kontribusi Koperasi dalam Perayaan Hari Ibu dan HUT Provinsi NTT
Pelatihan perkoperasian ini juga dilaksanakan bertepatan dengan Hari Ibu dan HUT ke-67 Provinsi NTT. Ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberdayakan perempuan dan keluarga di daerah tersebut.
Kolaborasi dengan berbagai lembaga dan organisasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan acara ini. Melalui kerjasama tersebut, diharapkan lebih banyak program yang dapat bermanfaat untuk masyarakat.
Gubernur NTT sendiri menyambut baik kehadiran program ini dan menyatakan harapannya untuk melihat hasil yang nyata dari pelatihan yang diberikan. Ini menjadi sinyal positif bagi pembangunan ekonomi di NTT.


