Rincian Lokal
  • Home
  • Tech
  • Opini
  • Lifestyle
  • Entrepreneur
  • Market
No Result
View All Result
  • Login
Rincian Lokal
No Result
View All Result
Rincian Lokal

Mantan Pejabat Jual Beras di Glodok untuk Nafkahi Keluarga

Menteri Agama Tolak Rumah Dinas dan Uang Rp200 Juta Secara Mentah-Mentah

BacaJuga

Gempa Mega M8,1 Guncang Jepang, 5 Kota Hancur dan Ribuan Korban Tewas

Gempa Mega M8,1 Guncang Jepang, 5 Kota Hancur dan Ribuan Korban Tewas

BRI Berperan dalam Meningkatkan UMKM Erildya Cemilan Family ke Level yang Lebih Tinggi

BRI Berperan dalam Meningkatkan UMKM Erildya Cemilan Family ke Level yang Lebih Tinggi

www.rincilokal.id – Kehidupan pejabat negara pasca-pensiun sering kali menimbulkan rasa penasaran di kalangan masyarakat. Salah satu contoh menarik datang dari Saifuddin Zuhri, mantan Menteri Agama Republik Indonesia yang memilih hidup sederhana dengan berjualan beras di pasar untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Saifuddin Zuhri, yang menjabat sebagai Menteri Agama ke-10, dilantik pada 2 Maret 1962 dan berakhir pada 1967. Meskipun setelah masa jabatannya aktif dalam dunia politik, Saifuddin menjalani fase kehidupan yang jauh dari glamour usai pensiun dari jabatannya.

Pada tahun 1980-an, kisah hidupnya berlangsung dengan mengejutkan. Saifuddin terlibat dalam aktivitas berdagang di Pasar Glodok, Jakarta, yang tidak banyak diketahui orang, bahkan sebagian keluarganya. Ia berangkat berjualan setiap pagi setelah melaksanakan salat Dhuha, menggunakan mobilnya sendiri untuk mengantarkan barang dagangannya.

Kisah Menarik Seorang Mantan Menteri yang Sederhana

Mulanya, tidak ada yang menduga Saifuddin menjalani kehidupan perdagangan setelah masa jabatannya. Keluarga beserta kerabatnya hanya mengetahui bahwa ia pulang membawa uang, tanpa memahami cara ia mendapatkannya. Hingga suatu ketika, putra bungsunya melihat langsung ayahnya berdagang di pasar, membuat mereka terkejut.

Berdagang bukanlah hal baru baginya. Dalam autobiografi yang ditulisnya, Saifuddin mencurahkan pengalamannya saat menjadi pedagang di masa muda. Ia menceritakan bagaimana ia mulai berjualan berbagai barang, dari pakaian bekas hingga peralatan rumah tangga, untuk mencari nafkah saat anak pertamanya lahir pada tahun 1942.

Keteladanan Saifuddin juga mencerminkan sikapnya selama menjabat sebagai menteri. Baginya, setiap jabatan merupakan amanah yang harus dijalani dengan penuh tanggung jawab, bukan untuk mencari keuntungan pribadi. Ia dengan tegas menolak fasilitas rumah dinas yang seharusnya menjadi haknya sebagai menteri.

Tolak Fasilitas dan Pilih Hidup Sederhana

Walaupun berhak menempati rumah dinas menteri, Saifuddin lebih memilih rumah pribadinya di Kebayoran Baru. Sikap menolaknya terhadap fasilitas pemerintah mencerminkan dedikasinya terhadap prinsip hidup sederhana. Saifuddin berpendapat bahwa mengambil fasilitas tersebut sama dengan berjiwa serakah.

Pernyataan tegasnya mengenai sikap tersebut menjadi pengingat akan pentingnya menjunjung tinggi etika dalam pemerintahan. Ia berkata bahwa jika seorang menteri agama sudah mulai bersikap serakah, lantas bagaimana dengan menteri lainnya. Sikapnya ini menunjukkan komitmennya untuk tetap hidup sederhana meskipun memiliki jabatan tinggi.

Saifuddin juga menjadikan komitmennya untuk membayar cicilan rumah sebagai bagian dari tanggung jawabnya. Setelah lunas, ia bahkan menyerahkan rumah tersebut untuk penggunaan sosial oleh Nahdlatul Ulama. Tindakan ini menunjukkan betapa ia mengutamakan nilai-nilai kemanusiaan di atas kepentingan pribadi.

Kehidupan Setelah Pensiun yang Inspiratif

Keputusan Saifuddin untuk berjualan beras di Pasar Glodok mengilustrasikan prinsip dasar kehidupan yang dipilihnya, yaitu kerja keras dan kesederhanaan. Dalam kehidupannya, Saifuddin tidak segan untuk melakukan pekerjaan yang dianggap remeh oleh sebagian orang. Dia percaya bahwa setiap pekerjaan harus dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab.

Tindakan sederhana yang dijalaninya menciptakan kesadaran dalam keluarga dan masyarakat bahwa status sosial tidak menentukan nilai seseorang. Saifuddin mengajarkan kepada anak-anak dan masyarakat around betapa pentingnya untuk tidak berlebihan dalam hidup. Nilai-nilai tersebut tercermin dalam pilihan hidupnya yang kontemporer.

Walaupun berhadapan dengan berbagai tantangan, keberanian Saifuddin memperlihatkan betapa pentingnya integritas dalam menjalani hidup. Karyanya tidak hanya berhenti saat ia meninggalkan jabatan, tetapi berlanjut hingga akhir hidupnya. Dia menunjukkan bahwa dedikasi kepada masyarakat perlu dilakukan secara konsisten tanpa memandang posisi.

Warisan Saifuddin dalam Kehidupan Beragama dan Berbangsa

Jejak langkah Saifuddin Zuhri berakhir pada 25 Februari 1986 ketika ia wafat setelah mengalami sakit. Meski telah tiada, warisan pemikirannya tetap hidup di kalangan masyarakat. Peninggalan tersebut dituangkan dalam nilai-nilai yang ditinggalkannya bagi generasi penerus.

Putra bungsunya, Lukman Hakim Saifuddin, diangkat menjadi Menteri Agama dalam Kabinet Kerja yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo. Hal ini menunjukkan bahwa nilai-nilai yang dipegangnya terus diwariskan ke generasi selanjutnya. Setiap tindakan Saifuddin menciptakan pengaruh yang signifikan dalam menjaga etika dan moral dalam kehidupan berbangsa.

Saifuddin menjadi pemimpin yang tidak hanya dikenal karena jabatannya, tetapi juga karena prinsip hidupnya yang sederhana dan mampu menginspirasi banyak orang. Melalui kisah hidupnya, kita diperlihatkan contoh integritas dan pengabdian yang nyata, yang patut dijadikan teladan bagi semua. Dengan semangatnya, Saifuddin Zuhri mengajarkan kepada kita arti pengabdian sejati kepada bangsa dan agama.

Previous Post

IHSG Pekan Lalu Turun, Investor Asing Tertarik Beli Saham Tertentu

Next Post

MU Kalahkan Arsenal 3-2 dan Masuk 4 Besar Klasemen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi

No Content Available

Jaringan Media

  • lensautama.id
  • wartafakta.id
  • kabarsuara.id
  • beritacepat.id
  • posbenua.id
  • metrosuara.id
  • lineberita.id
  • radarharian.id
  • tempoaktual.id
  • fokusnasional.id
  • pantauindonesia.id
  • sekilasnews.id
  • fokustempo.id
  • mediapos.id
  • bangsanews.id
  • terasfakta.id
  • indofakta.id
  • indotempo.id
  • arahberita.id
  • lacakberita.id
  • cuplikdata.id
  • siarandaerah.id
  • nalarberita.id
  • narasiutama.id
  • pusatkabar.id
  • pantaupublik.id
  • teropongpublik.id
  • portalkabar.id
  • kilaswarta.id
  • cahayaberita.id
  • rekamfakta.id
  • pijarberita.id
  • detilberita.id
  • indokritis.id
  • citraberita.id
  • perskita.id
  • nusainfo.id
  • lintasbangsa.id
  • laporanmetro.id
  • lensapublik.id
  • citraharian.id
  • zonaliputan.id
  • liputanmetro.id
  • indoheadline.id
  • arahkabar.id
  • zonajurnalis.id
  • infobangsa.id
  • logikaberita.id
  • mediasiaran.id
  • rakyatupdate.id
  • infoheadline.id
  • beritakritis.id
  • suarawan.id
  • jurnalita.id
  • layardunia.id
  • fokuspagi.id
  • indonesiacek.id
  • saluranrakyat.id
  • livemetro.id
  • setarainfo.id
  • rakyatinfo.id
  • detaklokal.id
  • harianlokal.id
  • metromerdeka.id
  • opiniglobal.id
  • ulasutama.id
  • potretpublik.id
  • pantaukabar.id
  • infonyata.id
  • kupasin.id
  • lipututama.id
  • riliskini.id
  • layarkabar.id
  • rekamperistiwa.id
  • tapkabar.id
  • pintukabar.id
  • intipfakta.id
  • laporterbaru.id
  • serbuanews.id
  • detakmedia.id
  • realitaterkini.id
  • petaberita.id
  • intikabar.id
  • mediaagenda.id
  • sisiberita.id
  • jakartavnews.com
  • wartafokus.com
  • bicarapublik.com
  • pantaumedia.com
  • rilisutama.com
  • suaraperistiwa.com
  • stasiunfakta.com
  • kabartajam.com
  • wawasanberita.com
  • sinyalberita.com
  • penanasional.com
  • medianalar.com
  • metronarasi.com
  • publikraya.com

Kategori

  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • Opini
  • Tech
  • Uncategorized
Rincian Lokal

© 2025 Rinci Lokal - Seluruh hak cipta dilindungi undang-undang.

Informasi Situs

  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi

Social Media

No Result
View All Result
  • Home
  • Tech
  • Opini
  • Lifestyle
  • Entrepreneur
  • Market

© 2025 Rinci Lokal - Seluruh hak cipta dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?